• Furniture
  • Information
  • Rumah
  • Tips
  • 19
  • 0

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Furniture Bekas

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Furniture Bekas

Furniture bekas seringkali menjadi solusi untuk melengkapi perlengkapan rumah dengan budget yang terbatas. Membeli furniture bekas seringkali memungkinkan Anda menghemat sampai dengan setengah biaya jika dibandingkan dengan membeli furniture baru. Karena lebih hemat inilah banyak orang akhirnya memilih untuk membeli furniture bekas dibandingkan dengan furniture baru. Akan tetapi, membeli furniture bekas bukannya tanpa risiko.

Jika tidak pintar-pintar memilih barang, bisa jadi bukannya menghemat, Anda malah menjadi semakin boros karena biaya perbaikan atau biaya-biaya lainnya yang tidak terduga. Selain itu, furniture bekas juga memiliki pilihan yang cenderung lebih sedikit dibandingkan furniture baru. Karena itu, untuk menghindari kerugian yang tidak diharapkan, perlu kejelian dan ketelitian dari Anda untuk bisa menemukan furniture yang tepat.

Berikut ini adalah 4 hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli sebuah furniture bekas

1. Hati-hati Dengan Furniture Bekas Dalam Kondisi Tertentu

Tak jarang furniture bekas yang dijual memang dalam keadaan yang kurang baik. Dan hal ini memang sudah umum terjadi. Namun, Anda tetap memiliki hak untuk bisa mendapatkan barang dengan kualitas terbaik. Perhatikan seberapa parah kerusakan yang ada pada furniture incaran Anda, dan bagaimana Anda akan menghadapi kerusakan tersebut? Apakah bisa Anda tutupi? Ataukah memerlukan perbaikan terlebih dahulu?

Jika memang membutuhkan perbaikan, pertimbangkan berapa lama waktu perbaikannya, dan apakah biayanya masih masuk akal? Jangan sampai setelah Anda menghitung biaya beli ditambah biaya perbaikan, harga justru lebih mahal dibandingkan dengan membeli baru. Jika hal ini terjadi, maka akan lebih baik bagi Anda untuk membeli furniture baru saja sejak awal.

Berikut ini adalah beberapa kerusakan yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda menemukan furniture dengan kerusakan seperti ini, akan lebih baik jika Anda tidak membelinya sama sekali.

  • Matras bekas dengan bau yang buruk dan berbahaya bagi kesehatan.
  • Terdapat komponen penting yang rusak. Seperti kaki pada kursi atau meja yang patah.
  • Furnitur dengan masa penggunaan yang tinggi. Misalnya sofa yang sudah sering diduduki oleh orang lain.

2. Periksa Kualitas Furniture Bekas

Memeriksa kualitas furniture bekas adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum melakukan pembayaran furniture yang Anda pilih. Tetapkan standar layak yang baik sebelum Anda memilih furniture bekas. Usahakan untuk tetap mencari furniture dengan kualitas yang sama dengan furniture baru. Hal ini penting, karena furniture pada dasarnya merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, penting bagi Anda untuk memilih furniture yang masih bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Kerusakan-kerusakan kecil dalam furniture bekas memang merupakan hal yang wajar. Namun, perhatikan juga ketahanan, kenyamanan, dan juga kualitas dari furniture tersebut. Jangan sampai Anda malah membeli furniture dengan kondisi kerusakan yang cukup fatal. Furniture bekas memang memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan furniture baru.

Namun, perlu disadari juga bahwa mengeluarkan sejumlah biaya yang terasa murah pada furniture yang masa pakainya hanya sebentar sama saja dengan pemborosan dan biaya tambahan. Karena bagaimana pun, Anda tetap harus membeli furniture sejenis lagi.

3. Tetap Ketat pada Budget Awal

Tips lain agar tetap hemat dan anti rugi saat membeli furniture bekas adalah dengan tetap terpaku pada budget yang Anda siapkan. Jangan sampai Anda kalap karena melihat berbagai barang yang terlihat murah. Karena itu, ada baiknya Anda membuat daftar furniture yang mau Anda beli terlebih dahulu. Cara ini dapat membantu Anda menjaga pengeluaran Anda agar tetap sesuai budget.

4. Memoles Furniture Bekas Agar Terlihat Baru

Membeli furniture bekas belum tentu pasti sesuai dengan tema atau tampilan yang Anda inginkan. Sering kali, warna furniture-nya terlihat cukup pudar dan jadi kurang menarik. Furniture seperti ini membutuhkan sedikit sentuhan ulang untuk membuatnya jadi kembali cerah dan terlihat seperti baru. Untuk furniture yang bahan dasarnya kayu, Anda bisa melakukan refinishingvarnish, atau pengecatan ulang. Cara ini akan cukup membantu untuk membuat furniture kayu Anda jadi terlihat seperti baru lagi.

Orang yang melihatnya pun tidak akan menyadari bahwa furniture Anda bukanlah furniture baru. Sedangkan untuk sofa, Anda bisa membersihkan atau mengganti sofa bekas yang Anda beli supaya terlihat baru. Jika dibutuhkan, saat mengganti sofa, Anda juga bisa meminta untuk menggantinya dengan motif tertentu yang sesuai dengan tema ruangan Anda.

Nah, itulah 4 hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli furnitur bekas. Hal – hal tersebut membantu Anda untuk membeli furnitur bekas dengan lebih mudah.

Karena itu, Anda tidak perlu ragu atau khawatir lagi saat memilih furnitur bekas. Dengan cara yang tepat, furnitur bekas dapat memberikan kesan yang menarik bagi ruangan Anda. Di samping itu, harganya yang murah juga dapat menjaga pengeluaran Anda agar tidak menjadi terlalu besar. Sehingga, dana yang Anda miliki bisa dialihkan kepada hal-hal lain yang lebih urgent.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *