• Information
  • Rumah
  • Tips
  • 20
  • 0

Tips Mengajukan KPR Bagi Freelancer Meski Pemasukan Tidak Rata

Tips Mengajukan KPR Bagi Freelancer Meski Pemasukan Tidak Rata

Memiliki rumah idaman adalah sebuah harapan yang diinginkan oleh semua orang, termasuk para freelancer. Namun mengingat harga rumah yang semakin lama semakin naik, tidak mudah untuk didapat. apalagi sebagai freelancer yang penghasilannya tak menentu. Salah satu cara untuk mendapatkan rumah idaman yaitu menggunakan program KPR, yaitu dengan menyicil tiap bulan kepada Bank dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.  Sebelum kredit Anda di approve oleh pihak Bank, Anda harus melalui berbagai pengecekan dari pihak Bank.

Jangan khawatir, sebagai seorang freelancer pun, Anda bisa mencicil KPR dengan mengikuti tips-tips dari kami.

1. Sesuaikan Harga Rumah Dengan Pendapatan Anda

Mencari rumah idaman seperti Anda mencari jodoh. Perlu hati yang sreg untuk mendapatkan rumah idaman. Selain bentuk ukuran dan letak rumah, harga rumah juga sangat penting. Hitung terlebih dahulu berapa pendapatan Anda dan juga cicilan yang disediakan dari pihak Bank. Perlu dipastikan lagi apakah pendapatan yang Anda dapat sebagai freelancer bisa memenuhi untuk pembayaran cicilan KPR-nya atau tidak. Sebenarnya KPR juga bisa memotivasi Anda sebagai freelance untuk bekerja dengan giat untuk membayar cicilan Anda. Tetapi Anda tetap mempersiapkan dana darurat ya untuk menghadapi ketidak-pastian.

2. Pastikan Keuangan Anda Sehat Dan Siap Untuk KPR

Tidak mudah untuk Bank agar keinginan kita untuk KPR langsung di approve. Ada beberapa pengecekan yang dilakukan termasuk Anda ada utang di bank lain atau tidak. Jika Anda ingin menggunakan KPR, lebih baik lunasi dahulu utang-utang yang ada di Bank atau leasing lain. Misalkan ada utang yang belum terbayar maka kemungkinan KPR akan ditolak. Apalagi jika utang Anda sudah menggulung dengan bunga yang besar. Maka dari itu penting juga membayar cicilan tepat waktu agar tidak ada denda yang semakin membesar.

3. Sediakan Uang Muka yang Tepat

Uang muka yang Anda keluarkan menentukan besaran angsuran KPR Anda. Untuk besaran uang muka tergantung dari masing-masing pihak bank. Untuk sekarang banyak sekali promo-promo developer yang menyediakan uang muka nol persen. Setiap developer perumahan memiliki aturan yang berbeda mengenai uang tanda jadi dan pastikanlah agar Anda bertanya terlebih dahulu untuk memastikan persyaratannya. Tetapi untuk mendapatkan nilai angsuran yang lebih ringan, disarankan uang muka 30 persen dari harga rumah.

Semakin besar uang muka, maka cicilan Anda semakin kecil. Maka dari itu untuk Anda yang baru merencanakan akan KPR Anda perlu menyiapkan hal-hal berikut ini.

  • Menabung Lebih Awal

Jika baru mulai bekerja, Anda bisa mulai menabung untuk biaya KPR. Mulai tentukan pos-pos keuangan termasuk untuk tabungan KPR. Ketahui dengan jelas kemampuan keuangan Anda untuk menabung setiap bulannya sehingga pos-pos keuangan lainnya tidak terganggu. Misalnya dengan menyisihkan uang Rp 1.000.000 per bulan, maka Anda bisa mengumpulkan uang muka tersebut selama 15 bulan. Langkah ini akan sangat efektif selama Anda melakukannya dengan disiplin dan kemauan yang tinggi.

  • Cari Penghasilan Tambahan

Sebagai freelancer tentunya perlu membuat kepastian penghasilan, nah dengan adanya KPR bisa memacu nih untuk mencari penghasilan tambahan. Jumlah Rp 1 juta per bulan adakalanya masih membebani keuangan mengingat berbagai kebutuhan lainnya juga harus dipenuhi. Jika merasa kesulitan dalam menyisihkan Rp 1 juta setiap bulannya, mencari penghasilan tambahan adalah solusi yang bisa dipertimbangkan. Ini akan meringankan beban keuangan Anda, bahkan mungkin bisa mempercepat pengumpulan dana demi uang muka.

4. Miliki Dana Darurat yang Lebih Besar

Dana darurat merupakan hal yang penting, seperti kondisi pandemi ini  banyak orang yang terkena dampak ekonomi sehingga tidak bisa membayar cicilan rumah. Maka dari itu jika Anda sudah memiliki dana darurat tambahan yaitu 3 sampai 6 kali cicilan Anda untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Misalkan cicilan Anda per bulan adalah Rp 2 juta maka tambahlah dana darurat Anda menjadi Rp 6-12 juta rupiah. Dengan mencari pekerjaan tambahan, Anda dapat menambah tabungan untuk dana darurat Anda. Seorang freelancer memang perlu berjuang lebih besar tetapi sekaligus mendisiplinkan diri dalam hal keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *